Mendengarkan lagu adalah sarana untuk mencari & mendapatkan referensi lagu sesuai selera. Terlebih lagi untuk teman perjalanan ke luar kota khususnya nyetir mobil di Jalan Tol & melewati daerah pegunungan. Setiap orang punya referensi lagu & playlistnya masing-masing sesuai dengan selera mereka. Untuk saya sendiri, saya lebih sering mendengarkan playlist dengan genre Instrumental. Berikut rekomendasi 10 lagu yang biasa saya dengarkan ketika perjalanan road trip keluar kota.
- Every Summer Night – Pat Metheny Group
Lagu yang dirilis oleh Gitaris Jazz asal Amerika, Pat Metheny bersama grup band tepatnya Pat Metheny Group dari album Letter from Home tahun 1989. Meskipun lagu Better Days Ahead lebih populer, tapi entah kenapa setiap saya mendengarkan lagu Every Summer Night ini bener-bener bikin nyantol & terngiang-ngiang meskipun komposisinya susah tiba-tiba banyak nada dasar yang berubah.
Every Summer Night
- Peaceful – Henoh Aditya
Selanjutnya lagu yang dirilis oleh musisi muda Indonesia, Henoh Aditya pada tahun 2021. Lagu ini dirilis ketika Pandemi Covid 19 lagi naik-naiknya. Ketika saya mendengarkan lagu ini, saya merasa tenang banget. Bahkan ketika sudah melewati masa Pandemi, lagu ini masih relate & ngena. Cocok banget untuk nyetir di tol dengan kecepatan santai.
Henoh Aditya – Peaceful (Official Music Audio)
- Jeje – Echa Soemantri
Lagu yang dirilis oleh drummer – Session Player Indonesia yaitu Echa Soemantri rilis pada tahun 2023. Echa Soemantri aslinya sudah membuat lagu Instrumental sejak 2015, tapi ia baru aktif merilis lagu-lagu Instrumental sejak 2019 sampai sekarang. Lagu ini aslinya dibuat & ditujukan untuk Istrinya bernama Jessica Vania yang lebih sering dipanggil Jeje. Ketika saya mendengarkan lagu ini, lagunya Chill, tenang & adem banget cocok sambil nyetir melewati pegunungan.
Jeje
- Runaway – Sunglasses Kid featuring SJBRAVO
Lagu ini entah kenapa jarang banget dicari khususnya orang-orang Indonesia. Lagu dari musisi asal Inggris, Sunglasses Kid, dia membuat lagu-lagu Instrumental yang bisa bikin kita balik lagi ke musik-musik era 80an. Oh iya, lagu yang berjudul Runaway ini dirilis dengan 2 versi yaitu versi vokal tahun 2017 & dirilis ulang versi Instrumental tahun 2024. Dan saya lebih merekomendasikan versi Instrumental ini, cocok buat nyetir di tol keluar kota terutama pada malam hari.
Sunglasses Kid – Runaway feat. SJBRAVO (Instrumental) [Official Audio]
- Something Between Us – Agung Munthe featuring Bram Ragil
Lagu dari musisi Indonesia, Agung Munthe terutama dari album berjudul “Lucid” yang dirilis tahun 2017 ini satu album semua lagu-lagunya keren & mantap semua. Tapi kalau yang ditanya lagu favorit dari album ini apa, jawaban saya adalah Something Between Us featuring Bram Ragil. Lagu ini menurut saya ngena banget. Dan lagu lain yang masih dari album yang sama saya juga merekomendasikan mendengarkan Afternoon Stroll.
- Afternoon Stroll – Agung Munthe featuring Ticco Laksana & Jessi Mates
Masih dari album “Lucid” nya Agung Munthe. Ketika saya membaca judul lagu & pertama kalinya mendengarkan lagu ini, langsung terbayang jalan-jalan di sore hari sembari menunggu Sunset atau istilah zaman now Senja. Lagu ini juga menurut saya lagu tercatchy setelah Something Between Us.
Afternoon Stroll (feat. Ticco Laksana & Jessi Mates)
- Sci-Push – Mahesa Santoso & Rafi Daeng featuring Danu
Lagu yang dirilis oleh duo project musisi asal Jogja, Mahesa Santoso & musisi asal Jakarta, Rafi Daeng pada tahun 2021 berkolaborasi dengan musisi asal Jogja, Danu yang memainkan biola. Lagu ini aslinya tentang tingkah lucu kegemasan hewan peliharaan tepatnya kucing & anjing. Ketika mendengar lagu ini genrenya Mix dari Instrumental, ada unsur tradisional Jawa & Progresif. Cocok banget pas berpergian, apalagi perginya ke daerah Jawa Tengah & Jawa Timur.
Sci-Push (feat. Danu)
- Alive – Chris Geith
Musisi asal Italia, Chris Geith, merilis lagu-lagu Instrumental tepatnya Smooth Jazz sejak tahun 2008. Vibes musik yang dia mainkan dari musisi genre Smooth Jazz lainnya seperti Lee Ritenour, Peter White, Steve Oliver, dan sebagainya. Lagu-lagu Chris Geith juga cocok banget untuk teman perjalanan ke luar kota. Lagu “Alive” yang dirilis dari album Invisible Reality pada tahun 2021 menurut saya catchy & easy listening. Komposisi musiknya juga gak terlalu berat.
A L I V E
- Good Fall – Tjdika
Lagu Instrumental dari musisi Indonesia tepatnya bass player, Tjdika, yang lebih tepatnya bergenre Lo-Fi entah kenapa menurut saya bikin merinding. Durasi lagunya juga gak terlalu panjang tapi komposisinya bener-bener bikin melongo “kok bisa begini”. Ia merilis lagu Instrumental berjudul “Good Fall” tahun 2020 ketika awal-awal Pandemi masuk Indonesia & juga tergabung dengan grup band genre Jazz – Lofi Instrumental bernama Littlefingers.
- Home Is Where You Are – Marthin Siahaan featuring Bass G
Ketika mendengarkan lagu ini, saya langsung terbayang vibes mudik atau pulang kampung. Komposisinya bener-bener makjleb campuran Jazz & Gospel. Tapi ketika saya menonton video dari YouTube Keyboardist asal Indonesia, Marthin Siahaan, lebih menceritakan tentang papanya karena Almarhum Papanya juga merupakan seorang musisi. Lebih tepatnya tentang rumah yang dimana rumah merupakan tempat bertumbuh, berjuang & kembali kepada keluarga.
Home Is Where You Are
Itulah 10 rekomendasi lagu Instrumental yang bisa saya bagikan. Dari 10 lagu diatas, mana nih yang jadi favorit kalian & auto masuk ke playlist? Tulis di kolom komentar ya. Kalau ada lagu Instrumental lain selain 10 diatas tadi, nanti dbuat part 2.
Ditulis oleh Isandya Meidi
